Ada berita baru nih teman-teman. .
Menurut Laporan oleh: Ratih Anbarini
[Unpad.ac.id, 27/02] Pengumuman siapa yang akan menjadi presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Universitas Padjadjaran (Unpad) periode 2009/2010 dipastikan mundur dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya. Panitia Pemilihan Raya Mahasiswa (Prama) Unpad yang sebelumnya menjadwalkan pengumuman pada Sabtu (28/02) harus mundur hingga Senin (2/03).
Demikian disampaikan Koordinator Humas Pemilihan Raya Mahasiswa (Prama) Unpad, Sugih Maulana, Jumat (27/02). Mundurnya jadwal pengumuman ini, kata Sugih, disebabkan absennya sejumlah fakultas dalam pelaksanaan pencoblosan. Fakultas yang dimaksud adalah Fakultas Geologi, Program Ahli Administrasi Perusahaan (PAAP) Fakultas Ekonomi (FE), Program Ahli Administrasi (PAA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Kampus Bandung, dan Fakultas Kedokteran. Dari empat hari pelaksanaan pencoblosan (23-26/02), kelima fakultas tersebut hanya menggelar selama tiga hari. Sugih menjelaskan, ini terjadi karena kondisi kelima fakultas tersebut dinilai tidak kondusif untuk pencoblosan.
“Untuk itu kami akan menggelar pencoblosan kembali pada Senin di fakultas-fakultas tersebut,” jelas Sugih sambil menambahkan bahwa penghitungan dan pengumuman presiden BEM Kema Unpad yang baru akan diumumkan pada hari yang sama.
Lebih lanjut Sugih menjelaskan, secara umum pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara berlangsung lancar. Hingga Kamis (26/02) terkumpul sebanyak 10.000 surat suara. Pengumpulan suara yang pada awalnya ditargetkan sebanyak 11.000 suara, jelas Sugih, ditambah menjadi 13.000 hingga 15.000 suara. Ia mengaku cukup optimistis target ini dapat tercapai.
Sementara untuk mekanisme pencoblosan, lanjut Sugih, diserahkan sepenuhnya pada panitia pemungutan suara yang ada di setiap fakultas. Mekanisme pencoblosan ini biasanya dilakukan dalam dua cara, yaitu mendirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan mendatangi mahasiswa secara langsung. “Ini kami lakukan mengingat kurangnya kesadaran politik mahasiswa Unpad dalam menyukseskan Prama ini,” kata Sugih.
Pemilu Raya BEM Kema Unpad tahun ini diikuti dua kandidat yang memperebutkan kursi presiden BEM Kema Unpad yang saat ini masih dipegang Gena Bijaksana dari Fikom Unpad. Menurut Sugih, hingga perhitungan terakhir, tercatat pasangan dengan nomor urut dua, Ahmad Fakhruddin dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) dan Mei Susanto dari Fakultas Hukum (FH) unggul sementara atas pasangan dengan nomor urut satu, Guruh Muamar Khadafi dari Fisip dan Bagja Nugraha dari FH. (eh)*

11:47 PM
Fajar Ferdian
1 comments:
wah kalo udah gini gimana BEM KEMA UNPAD bisa trus maju tuh???
coba di pertegas lagi untuk mahasiswanya yah. .
FPIK saja sudah ada yang memilih, masa fakultas yang ad di atas kalah sama fakultas kita??
apa kata dunia. .
Post a Comment